Tampilkan postingan dengan label story. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label story. Tampilkan semua postingan

Kamis, 10 Agustus 2017

The Perks on Introvert

Inget deh dulu pas lagi kantor tiba-tiba anak marketing/ PR nanya aku saat lagi diskusi 16 personalities. 

"Yu, kalo hasil tes 16 personalitesmu apa?"
"INFJ" Ini entah kenapa sih aku langsung jawab, karena biasanya aku ga terlalu suka ngorek-ngorek tipe kepribadianku
"Oh kamu introvert?"nadanya agak kaget 

Walaupun maksudnya bukan menyinggung atau gimana, tapi aku tau arti kagetnya temanku ini. Jadi aku polos aja jawab,"iya, emang kenapa?" Makanya aku ga heran masih banyak banget artikel-artikel populer online atau cetak yang masih aja bahas topik ini. Karena memang stigma-stigma orang tentang kepribadian masih agak saklek dan perlu diluruskan.

Jadi introvert itu bukan berarti kerjaannya hanya di kamar, kalau diajak ngomong suaranya selalu lemah lembut, dan kalau ketemu orang gemeteran duluan. Buktinya ya kalau ada teman ngajak ketemuan aku juga mau, kalau meeting ketemu orang juga dihadapi, dan kalau di tempat keramaian ya fine-fine aja. Dan yang terpenting orang introvert itu bukan malah dijauhin dan dianggap aneh karena ga bisa bergaul sama orang (ini beneran ada kejadian lho).

Aku percaya sih setiap kepribadian pasti ada positifnya dan negatifnya. Be lucky kalo kalian emang sudah sadar sama kepribadianmu dari dulu, kalo aku baru explore sih semenjak kuliah aja hehe..Orang yang udah sadar dengan kepribadiannya itu aku yakin pasti punya defense mechanismnya sendiri-sendiri. Misalnya aja aku mungkin masih oke untuk ngumpul-ngumpul sama teman, di tempat yang rame, atau dateng ke acara pesta gitu tapi pasti ada waktunya buat aku untuk merasa bahwa ga bisa lama-lama di tempat itu. dan entah kenapa selain perasaan, badan pun juga ngasih sinyal bahwa waktunya untuk pulang.

Pun juga mentang-mentang di rumah kerjaanya ga ngendoon seharian di kamar. Pasti ada waktu seminggu sekali dua kali pengen jalan-jalan, tapi kalau ditanya apa seharian di rumah betah? ya masih betah sih. Karena menurutku rumah itu tempatku ngumpulin energi dan tempat aku bikin ide. Jadi setiap aku merasa sudah terlalu ketemu banyak orang atau pindah-pindah tempat aku tetap butuh ngecharge energi dan pikiran dengan cara sendirian. 

 Juga bukan berarti orang introvert itu ga bisa bergaul ya. Justru aku merasa orang-orang introvert itu punya quality relationship dengan orang-orang yang lebih baik lho. Karena mereka cenderung untuk membuat circle pertemenannya tidak terlalu besar tetapi intimate. Meskipun sering dibecandain 4L, Lo Lagi Lo Lagi, tapi jenis pertemanan ini lho yang bikin longlast dan ga harus berpura-pura. 
Masalahnya juga ga seputar selalu sulit untuk memulai pembicaraan aja, karena buktinya aku masih nyaman-nyaman aja atau mau untuk kenalan sama orang baru. Tapi kadang untuk maintain pembicaraan itu menurutku yang agak susah, karena yaaa kita harus terus basa-basi terus sampe bengek kan agak susah. Makanya aku appreciate banget sama orang yang bisa duduk diam ga pake ngomong di tempat yang sama tapi sama-sama tetap ngerasa nyaman-nyaman aja. 

Random aja sih pingin bahas ini karena beberapa orang yang aku kenal masih aja punya stereotip tentang introvert itu kepribadian yang aneh dan susah cari kerja. Ya mudah-mudahan bagi yang baca dan merasakan hal ini kedepannya bisa bangga saat jawab ia cenderung introvert.


xoxo

Ayu

Sabtu, 22 April 2017

Time Machine


Inspirasi itu bisa datang dari mana saja. Salah satunya tulisan ini yang datang dari instastory seorang foodblogger eatandtreats, Hand Danial. Beberapa hari belakangan ini Hans sering banget cerita dan sharing dengan followernya tentang apa saja dan aku lihat pembahasannya juga seru-seru. Lalu kemarin dia sharing dan lebih tepatnya tanya ke followernya :

Seandainya saat ini lo bisa balik ke masa lalu dan bertemu diri lo yang masih muda,
 hal apa yang ingin lo katakan ke diri lo?

Kalian pernah ga sih merasa menyesal dan berharap waktu bisa berputar kembali sehingga kamu bisa memperbaikinya? Menurutku apa yang Hans sampaikan ke dirinya ngena banget. Dari situ aku juga mulai berandai-andai bisa punya kekuatan seperti itu, mungkin kira-kira hal ini yang ingin aku sampaikan.

Dear, my younger version
Aku tahu saat ini kamu sedang merasa mengalami masa-masa pubertas dimana kamu merasa sensitif berat. Rasanya saat orang lain nyela sedikit kamu akan langsung down. 
Aku cuma mau bilang thank you dan salut banget kamu bisa bertahan dimasa-masa itu, karena mungkin aku ga akan sekuat sekarang dan ga bisa belajar banyak. Aku juga ga akan punya berbagai sudut pandang dan belajar cara memahami orang lain. Yang pasti juga akau ga akan tertarik dengan dunia psikologi

Jangan pernah takut untuk menyuarakan apa yang ada di kepalamu dan jangan mudah terintimidasi

Jangan pernah nyesal dan takut untuk TAKE A RISK. Aku tahu kamu takut. Takut gagal, takut dicela, takut ga siap, takut sendirian. Because you know what? The risk will worth pay 

Jangan overthink dan sesekali kamu harus bisa melihat prinsip "semua akan indah pada waktunya"

Jangan pernah insecure saat teman-teman sudah diterima di uni lebih dulu karena Allah sudah mempersiapkan tempat belajar seperti yang kamu impikan sekarang. Meskipun harus melewati beberapa rintangan, semua itu supaya kamu menghargai setiap perjuangan yang kamu lalui. Fokus akan impian kamu

Jangan pernah nyesal bahwa selama 4 tahun kamu kuliah naik kendaraan umum dan nebeng. Biarin aja orang-orang ga penting mengolok-ngolok kamu. Jika saat itu kamu merengek-rengek minta kendaraan pribadi, kamu ga akan bisa melihat pemandangan yang biasa kamu temui saat naik angkot, ketemu dengan berbagai tipe orang, dan belajar memanage waktu. Mungkin juga kamu ga akan bisa menikmati waktu menyetir sendirian meskipun sedang macet-macetnya, senangnya karaokean di dalam mobil, atau hanya sekadar nganterin dan nebengin orang-orang yang dulu sempat kamu repotkan kemana-mana. Dan yang paling penting, kamu ga akan punya cerita yang bisa kamu bagikan ke anak cucumu nanti tentang perjuanganmu saat kuliah. 

Jangan pernah nyesal untuk mengejar apa yang kamu sukai hanya karena teman-temanmu beda minat. Karena aku bisa jamin kamu ga akan punya kesempatan mengenal orang-orang baru yang punya minat yang sama dengan kamu. Jangan pernah takut untuk coba sesuatu yang baru dan ikuti kata hati.


Kamis, 29 Desember 2016

Sedekah nyesel atau engga?


Semalam ada kalimat yang ngena banget di rutinitas "ceramah malam" dengan ayah. Jangan dibayangin ceramah isinya mirip kayak pak ustad ya. Tapi lebih kayak cerita petuah-petuah yang lebih relate ke semua sisi ga cuma agama doang. Kelihatannya berat banget ya? hehehe.. Aku dulu juga mikirnya begitu. Sebel gitu rasanya seperti digurui, but you know what? yang bikin aku sebel apa yang dibilang ayahku mostly terjadi dan bener.  Jadi ya mau gimana lagi kalau ga didengerin. 

Anyway balik lagi. Pingin sedikit sharing aja kalimat w-a-w yang ngena banget semalam.
"Apa yang bikin ayah seperti sekarang ini bukan karena ayah pintar, sekolah tinggi, atau apa. Tapi sebagian besar karena ayah bersedekah."

Iya sepertinya kita kalau denger kalimat seperti ini biasanya berkomentar, "masa sih?" I know semua orang pernah bilang sedekah bla bla bla manfaat bersedekah dan bla bla bla. Di keluargaku percaya ga percaya efeknya bersedekah itu kelihatan banget, terutama ayahku. Pernah suatu hari ayahku beli handphone baru karena bb boldnya sudah rusak, dia sengaja beli android yang ga mahal-mahal dan minta diajarkan oleh karyawannya di kantor. Setelah diajarkan ayah akhirnya membelikan pulsa 50ribu ke karyawannya itu meskipun awalnya ditolak. Selang beberapa hari tiba-tiba ada pak pos nganter paket. Bentuknya kotak dan berat. Bapaknya cuma bilang,"Kayaknya hp tuh mbak." Awalnya ga percaya sih, masa hp dianter pos sih? Ga ada yang beli atau pesan juga deh. Pas dibuka isinya Samsung S7 keluaran terbaru buat ayah. Katanya itu hadiah buat ayah dari salah satu temannya yang kerja di Telkomsel. Kita semua cuma melongo.
Kejadian-kejadian lain seperti Ayah yang pada saat itu katanya akan dipindah kantor dari Mergoyoso, tiba-tiba dipindah ke Menur yang jaraknya hanya sebentar dari kampusku. Jadi kita bisa berangkat bareng. Atau tiba-tiba aku yang ngeluh laptop kecilku yang mulai rese setelah dipakai ngerjakan skripsi, tiba-tiba Ayah pulang bawa laptop baru dan diberikan ke aku. Dan banyak kejadian-kejadian lain yang rasanya ga mungkin ga percaya kalau bersedekah itu ga ada efeknya. 

Kalau ditanya rasanya bersedekah? Awalnya itu beraat banget. Kayak mikir ini duitku berkurang ntar atau ada kebutuhan yang lebih mendesak, dsb. Jadi kalau dari awal sudah ada niat bersedekah cus langsung disegerakan jangan kebanyakan mikir. Justru kalau lebih spontanitas tuh lebih asyik kayaknya karena lebih terlaksana dan ga kebanyakan mikir. Setelah sedekah rasanya? gatau ya, kalau aku sih ngerasanya seneeng banget. Kayak at least aku bisa berguna buat orang lain seneng walaupun cuma sedikit. Dan rasanya legaaa banget. Pernah ga sih kamu ngerasa setelah belanja tuh kadang kita suka mikir, "harusnya tuh uangnya jangan dipakai buat beli ini itu." Nah buat aku setelah bersedekah tuh ga ada perasaan seperti itu. Kayak ga ada yang disesali jadi seakan-akan kita punya budget khusus untuk bersedekah padahal engga. Dan keegoisan yang awalnya ingin beli ini itu rasanya berubah jadi,"Yaudah ntar aja beli ini itunya lain kali aja kalau ada rejeki lagi."

Jadi ya itu sih reminder buat aku untuk selalu inget bersedekah saat kita lagi punya rejeki lebih. Lebih baiknya lagi sih jangan menunggu kita mendapat rejeki besar dulu untuk beredekah karena siapa tau dengan bersedekah justru memperlancar atau memperbanyak rejeki kita yang sekarang. Mudah-mudahan bisa menginspirasi.

Xoxo
Ayu

Sabtu, 25 Oktober 2014

Going Forward, Backward,or Stay still?

Manusia itu dinamis. Berubah-ubah. Entah itu arahnya ke depan, ke belakang, atau maju mundur. Gampangannya bayangkan saat kita pertama kali masuk kuliah. Inget temen ngumpulnya sama siapa aja? beda ga sama yang sekarang? kalo beda berarti berubah (iyalah). Kecuali kalo orangnya konsisten loh ya. Aku kagum sama orang yang konsisten. Kadang dia selalu yakin sama keputusan dia. Kalo dari awal A ya A terus. Walaupun orang yang konsisten itu beda tipis sama keras kepala alias kekeuh. Maunya ini ya ini. 
Aku?
Jangan tanya deh. Aku ini orangnya bisa dibilang plin-plan. Sesimpel beli buku di toko, aku bisa bolak-balik ganti buku mana yang mau dibeli. Pertama ambil novel A, mikir beli ini ga ya. Kemudian keliling tokbuk. Nemu novel B, ganti pilihan B dan novel A aku taro. Keliling tokbuk lagi. Mikir lagi kok kayaknya masih bagusan novel A. Balik ke tempat novel A dan novel B ditaro. Gitu ae terus. Kalo beli baju? hampir mirip. Tapi kejadiannya adalah mikirnya lama banget! dan selalu yang ada di kepala, "beli ini ga ya? beli ga ya?"
Ayo belajar konsisten yu.

Postingan ini disponsori oleh hasil tes DISC yang menunjukkan bahwa aku orangnya konsisten.
xoxoxo

Rabu, 30 April 2014

Yang Terlupakan

Buat anak 90-an dan 2000-an. Kalian sering ga nonton kartun. Gausah yang hari Minggu deh, setiap hari kalo perlu. Haha karena aku selalu excited banget buat ngomongin kartun jaman aku kecil. Inget banget jadwal nonton kartunku tuh jam 1 sampe 3an sebelum berangkat ngaji hahaha


Minky Momo
Ada yang udah pernah nonton? Jadi ceritanya dia bisa berubah jadi orang dewasa pake tongkat yang dia pegang dan ngucapin mantaranya.
Sejak SD selalu fail buat ngafalin mantranya.



Hunter X Hunter
Tokoh Favorit: Kurapika ! (yang paling kiri)
Dulu ga ngerti-ngerti amat sih ceritanya tapi tetep ditonton.
Soundtracknya yg versi bhs indonesia,"apakau dengaaar suara angin yang memburu (?) di muka bumiii~



Captain Tsubasa
Yang ga pernah nonton tsubasa keterlaluan.
Tokoh Favorit : Tsubasa dan pacarnya Akane
Soundtracknya Favorit banget haha. Mau yang dia masih SD atau pas Tsubasa main di Brazil
Kupu-kupu-kupu juga rerumputan mengumandangkan namanya ke semua penjuru.
Dulu sempet diledekin anak laki-laki gara-gara cewek kok tontonannya Tsubasa :)))



Tamiya (?) 
Judul aslinya lupa. Pokoknya tokoh favorit Go.
Gara-gara kartun ini langsung ngehits mainan tamiya
Soundtracknya "Melaju dengan angin, larilah mimpi-mimpikuuu ..ku tak akan pernah menyerah..winning run!!

Azuki  Bunny
Karena kuncirannya mirip kelinci akanya makanya bunny. Padahal kalo digerai cantik loh.
Kartun ini ditayangiinnya di TV 7 (sekarang trans 7) walaupun cuma sebentar. Pokoknya ceritanya so sweet deh lucu. Apalagi pas bagian Azuki sama pacarnya



Chibi Maruko Chan
Lucu dan tiap nonton ngerasa kalo Maruko tuh bodoh ya. Apalagi kalo udah gabung ama kakeknya, double combo deh.
Kartun ini tiap hari Minggu sekitar jam 9an. Soundtracknya juga enak : Jalan panjang menuju langiit biruuu.. tiba-tiba kulihat seorang anak yang menemukan harta karun di dalam sana~




Atasinchi
Kalo nonton mungkin mikirnya ini adalah kartun ter ga niat dari segi gambar haha tapi entah kenapa seneng nontonnya karena ceritanya lucu.. apalagi kalo ibunya lagi nyanyi gitu "mawar meraaaah~ penuh gairaaah~



Tokyo Mew-Mew
Siapa yang pernah nonton?? kartunnya tiap hari Minggu di sctv
Tokoh favorit ichigo sama pacarnya hahaha
tapi suka semua deng.
Versi anime sama komik sama-sama suka sih


Cardcaptor Sakura
Lumayan suka apalagi kalo Sakura pakai kostum-kostum lucu buatan temannya hehe
Ceritanya agak lumayan berat buat anak kecil sih menurutku

Udah deh segituan dulu. Padahal masih banyak kartun yang ditonton. Sengaja ga masukin kartun-kartun yang udah umum kayak Doraemon sama Sinchan hehe

Ayu
xoxo

Going To The Zoo

Jadi, minggu lalu kita sekeluarga pergi liburan, tepatnya di Batu. Batu secret zoo semacam kekangenan aku sama kebun binatang, mengingat kebun binatang di Surabaya kurang wah dibandingkan di Batu. Pokoknya keren deh Secret Zoo itu. (meskipun kalah keren dibandingkan Taman Safari hiks :" ). Emang kalo kesitu gada berenti-berentinya ngebandingin sama taman safari deh. Misal aja disitu ada baby zoo kan. Aku pikir bakal ada macam-macam binatang yang masih bayi tapi ternyata istilah "baby" itu lebih ke hewan jinak macam kelinci, hamster, marmut, burung kaktua, dll. Dan ga nemu baby tiger :((((
Flaminggo. Lucu

Ibu dan jaguar (atau chettah? lupa) pokoknya pas giliran aku mau foto dia langsung muntah. Serius -_-
Singa lagi bobo siang. Abis ngelembur tugas mungkin

Jewapah
Harimau dengan gagahnya

Oke aku alihkan rasa senengku buat foto sama tiger di tempat lain. Dan ternyata bener ada tapi ga bayi -_____- Mas pawangnya bilang sih itu masih kecil. Tapi untuk seukuran segitu ya lumayan gede. Oh iya aku punya cerita tentang foto bareng tiger ini. Jadi disitu mereka buka booth buat foto bareng tiger putih. Rame juga ternyata dan dari sekeluarga cuma aku doang yang mau (atau lebih tepatnya berani) foto. Disitu aku baru tau ternyata satu orang yg mau foto harus bayar 5000. Oke ga papa sih. Tinggal satu orang lagi yang nunggu antrian di depanku. dan aku menemukan keanehan di booth itu. Pertama, tigernya dirantai! ya betul tigernya bukan digendong. Mungkin memang karena udah gedean dan takut ngamuk. Tapi ya ngapain juga tiger udah gede buat foto-foto mending kita lihat dari kandang kan? karena risiko dia ngamuk lebih besar. Dan kedua, pada saat sesi foto- pas sebelum aku persis-, tigernya sempat nengok ke orang yang foto. Oh ya, fyi posisi fotonya adalah orangnya dibelakang tiger, dan tigernya di atas meja sambil tiduran. Balik lagi, tigernya itu ngeliatin bapak dan anak itu. Rada serem sih emang, sampe bapak & anak itu mundur. Pawangnya bilang gapapa dan ngalihkan perhatian tiger. Karena tiger itu ga nengok balik ke depan, terus pawangnya mukul dia!! bukan mukul tapi nyambuk (atau mecut?) right in the face!! Sumpah kasian banget. Dan tigernya otomatis nengok ke depan dan kayak takut gitu. Dan Mukanya udah ga cool lagi kayak pose-pose sebelumnya. Dia langsung nurunin wajahnya ke meja dan kayak orang sedih gitu cemberut. Tigernya langsung posisi tidur dan kepalanya di meja. Dan sumpah aku ngeliat dia kayak sedih mau nangis gitu. Ga tegaaaaa... langsung aku putar balik ga jadi foto. Ya coba bayangin aja tiger segede gitu buat photo booth kayak yakin ga bakal risiko dia ngamuk. Jadi daripada aku menikmati pengeksploitasian tiger itu mending aku fotoin dia aja dari jauh. Sedih :"
Kalo liat foto ini. Dua orang dibelakang tiger kok berasa jahat ya

Anyway setelah itu kita ke museum taman satwa. Tempatnya kereen banget. Disitu kita bisa liat fosil-fosil dinosaurus kayak yang difilm-film. Terus juga liat hewan-hewan yang diawetkan tapi dibuat semacem pose kayak dihabitatnya. 





Keren kan?
Ayu 
xoxo

Selasa, 15 April 2014

Happy UN, dik

Selamat UN buat adik Bagus. Akhirnya ngeliat kamarmu berantakan karena buku. Meskipun agak telat buat bilang stres ujian seminggu sebelum UN. Mudah-mudahan beneran ga tergoda buat beli soal. Semoga dikasih pencerahan setelah UN maunya kemana ndut. Semoga segera melewati masa labil-shopping2-lapermata-melebihi-kakaknya-biar-dibilang-gaul. 


Minggu, 26 Januari 2014

Ber-sep-eda

Wohooo akhirnya liburan! My bad kalo misal juarang banget posting di blog karena semester drama ini. Well i'm not gonna tell you for what hapenned this whole semester. Pertama long story, yang kedua jangan bahas masa lalu hehehe

Anyway aku udah libur selama seminggu, yang FYI ga kerasa banget karena nganggurnya ga jelas. tapi percayalah aku sudah berusaha seproduktif mungkin like belajar masak....dan gagal. Ya udahlah gausah dibahas yang waktu itu nyoba bikin churros tapi adonannya terlalu encer, itu ga perlu dibahas. So another plan adalah bersepeda! Karena surabaya ini punya car free day di hari minggu dan suasana di rumah yang lagi berbau kesehatan. Kenapa? akhir-akhir aku ini lagi seneng makan sayur dan for the good news my brother just loose his weight..A LOT. Selain karena ketekunan ocdnya ternyata tiap hari Minggu dia sepedaan. Kakaknya? molor. Jadi alhasil yeay saya bersepeda hehehe..

Sepedaannya ditemani sama the expert dinar yang biasa sepedaan dan juga merasa senasib karena rumahnya jauh. So we both biking from (our home)  jalan mastrip/kedurus. Dinar kesian sih sepedanya kan sepeda lipet ya jadi setiap gowesan langkahnya kecil, jadi dia gowesnya cepet-cepet banget kayak hamster. Tapi dia baik lho tiap ada yang ngeklaksonin aku dikatain alay.

Setelah itu akhirnya kita sampai juga di daerah Bungkul. Dinar dengan pedenya bilang, tumben sepi. Pas kita masuk lebih jauh malah ada panggungnya --______--- lagi pada senam bareng para polisi-polisi, ama pakdhe Karwo (gubernur Jatim). Jadi lebih tepatnya kayak jalan bareng daripada sepedaan bareng karena padetnya. Banyak orang lalu lalang dengan sepeda kerennya, sepeda balapnya, muka-muka bantalnya yang belom mandi, yang saking niatnya ada yang berhijab trendy, bawa anjingnya jalan-jalan (dinar takut), topeng monyet yang lagi show (dinar lebih takut). Sampai menunggu agak sepi kita akhirnya pulang. Well that was fun! 




Pulang di jalan karena asik ngobrol samping-sampingan, sepeda kita ciuman dan hampir oleng. Diliatin orang banyak. Tampang cool. 
xoxo



Senin, 05 Agustus 2013

Hot Stamp

Alhamdulillah ketemu lagi sama bulan puasa. Aye aye! Dan 2 hari lagi kita bakal menyambut idul fitri *salaman*
Bulan puasa pasti rame yg namanya bukber atau buka bersama. Kegiatan yg sebenernya menguras isi dompet kita tapi tetep dilakuin demi ngumpul-ngumpulnya.
Suatu hari aku diundang buat bukber sama teman-teman *gausah disebut ya kumpulan teman apa* di salah satu rumah yang alhamdulillahnya tetep di wiyung juga. Senang? Banget. Apalagi kita udah lama ga ketemu. People changed but not with our friendship *tsaaah* katanya.
Jadi singkat cerita kita udah pada kumpul kan. Teteplah anak yang daridulu ceriwis ya tetap ceriwis. Yang ayu ya masih tetap duduk manis. Cerita udah mulai mengalir setelah kita berbuka dan solat. Ada anak yang kebagian nyeritain -sebut aja namanya Elang- kelakuan-kelakuan ajaib kita, aib-aib kita, anak-anak yang hari itu ga dateng, yang ngehitzz jamannya kita masih ingusan. Dan emang kocak banget sih nginget kelakuan-kelakuan kita zaman dulu.
Karena dulu aku sempet pindah, ada beberapa cerita yang miss alias ga konek di aku dan ga sempet kudengerin. Kebetulan juga aku duduk agak dipinggir dengan beberapa teman yang lain. Ada salah satu anak - sebut aja Aji- yang daritadi aku perhatiin sebenernya juga pengen kayak si Elang ini, membuka pembicaraan dan tiap si Elang ngomong pada ketawa-ketawa. Sayangnya tiap dia nyeletuk, respon anak-anak yang lain pada diem, krik krik. Ditambah lagi jawaban Elang yang bilang "Ga,ga koyok ngono." - Ga,ga kayak gitu. Jleb juga sih tapi emang iya.
Alhasil dia banyak ngelantur omongannya karena... gatau ya, merasa ga didengerin atau pengen nostalgia. Akhirnya dia justru berfokus sama teman-teman yang ada duduk dekat dia which is gue sendiri! Dan 4 teman cewek lain. Yap, cewek.
Dia udah mulai ngomong macem-macem, "masih inget itu ga?" "ituloh yang dulu bla..bla.." Awalnya sih aku biasa aja, cuma agak.mbatin juga sih kok rada maksa juga. Kebetulan ada beberapa anak unair yang beda fakultas, aku beralih nanya-nanya ke temanku tentang sistem krsan di fakultasnya. Tiba-tiba si Aji ini mungkin karena ga diperhatiin nyeletuk lagi ke kita. "Di unair ada hot stamp ga?" Aku jawab,"engga, apaan tuh?" yang juga dijawab maksa, "Masa unair ga ada hot stamp sih?" sampe-sampe dia nanya satu-satu ke kita di kampusnya pakai hot stamp atau ga. Huuft
Si Aji ini juga ceritanya pingin nostalgia kayak yang Elang lakuin. Tapi caranya satu-satu anak dibuka kedoknya pas jaman dulu. Sampe giliran aku dia bilang, "Kalau Ayu nangisan ini, titik-titik nangis- dikit-dikit nangis, masih nangisan ga yu?" yang cuma aku jawab,"ya engga dong." sambil ketawa-ketiwi, padahal mah udah pengen ngomong fuck aja. Tapi ada juga loh yg pas gilirannya Amel,sebelahku, si Aji bilang, " Kalau Amel...apa ya?" Amelnya malah bilang," Apa?!Apa?! Ngapain sih ji?"
Trus kitanya diem kan. Aku udah mulai ngerasa annoying juga. Dan pas aku ngobrol sama temanku yang lain dong, tiba-tiba dia ngeluarin dompet dari celananya. Daaan dia ngeluarin ktmnya. Awalnya sih emang ga ngeluarin ktmnya, tapi cuma dia main-mainin dan sengaja dia liatin dikit-dikit ke aku. Mungkin setengah berharap aku bakal excited sambil bilang, " Itu ktmmu???? Liat dooong!" yang jelas tidak aku lakukan. Oke,lanjut. Dia ngeluarin ktmnya dan nunjukkin ke aku dan bilang (LAGI), " Di unair ga ada hot stamp? Ini loh hot stamp.*nunjukkin bagian belakang ktmnya*" njiiiiiiir nih anak, rasanya detik itu juga aku pingin bilang,"Situ oke punya ktm? Eike juga punya." Tapi karena kasian juga ngeliat nih anak,akhirnya aku nanya, " emang buat apaan sih?" Dan dia menjelaskan,"Jadi ini buat iniloh..."
Masya Allah.

Akhirnya bukber diakhiri dengan berfoto bersama. Dan karena saat berdiri aku ada di belakangnya, aku ngeliat ternyata sejak tadi Aji pakai jaket yang dibelakangnya bertuliskan BEM FAKULTAS XXX UNIVERSITAS XXX. Dan beberapa menit kemudian dia melepaskan jaketnya yang ternyata oh mama oh papa, Aji memakai seragam/kemeja yang di bagian atas sakunya bertuliskan wakil ketua BEM. Di jalan aku nyoba mikir, kan rata-rata anak kuliahan udah pada libur ya, kok dia justru pakai atribut bem ya. Ditambah lagi dia juga kuliah di luar kota. Niat banget ini. Aduhduhduhduh. Gatau juga niat dia apa untuk pakai embel-embel bem itu.

Sabtu, 16 Februari 2013

Gusi Gendut

Hari ini kesekian kalinya ke dokter gigi buat kontrol. Karena sekarang udah pindah ke surabaya otomatis juga masalah gigi ini harus pindah tangan juga ke drg. Lucy. Orangnya cantik dan lebih telaten. Walaupun bukan ortho, tapi menurutku sih drg. Lucy ini lebih telaten dari drg. Andi. Kalo bersihin karang gigi lebih teliti, kalo nempelin lem buat bracketnya juga rapi ga belepotan. Pantesan aja ya drg. Andi kalo meriksa itu cepet banget. 

Jadi kenapa masalah "bracket-membracketan" ini ga selesai-selesai? Karena aku kadang suka lupa kontrol ke dr gigi alias males. Mesti ditunda-tunda. Aku termasuk orang yang lama pake. Mudah-mudahan sih tahun ini selesai. Karena malesnya itu, baru di drg. Lucy aja yang berani ngomelin nasehatin buat lebih rajin kontrol dan bersihin gigi lebih sering apalagi sehabis makan. 

Sebenernya baru di drg. Lucy bilang kalo gusiku ini infeksi dan ga sehat. Gusinya gendut-gendut dan ga rata. Katanya sih karena sisa-sisa makanan yang nempel dan kurang teliti bersihin bracketnya. Alhamdulillahnya sekarang udah agak membaik walau masih belum normal banget. Dan diancem kalo masih kurang bersih dan gusinya masih gendut bakal disuntik dan dikiret. Karena nanti sisa-sisa makanannya bakal numpuk dan membentuk kantong. Amit-amiiit. Akhirnya disuruh kumur setiap habis makan dan pake obat kumur. Tau aja gue paling takut suntik -_-

Selasa, 29 Januari 2013

Kepulangan Super Kilat

Bahaha akhirnya  kesempetan juga buat pulang ke bogor. Sebulan ini emang sengaja buat disempetin pulang ke bogor apalagi sekalian ngurusin ktp + simnya bagus (yes, hes 92 kilos and 17th). Walaupun cuma 2 hari karena magang dan lalala, ibarat cuma nempelin pantat doang, bakal dimanfaatin sebaik-baiknya. Sebenernya tujuan saya kesana cuma buat ketemu teman-teman and her new family member. Dan sebagai rasa bersalah aku karena ga ada di samping dia pas 9 bulan terakhir. 

Anyway, Bogor juga lumayan banyak berubah, dalam arti yang bagus. Mungkin karena ini faktor musim penghujan juga yang gila-gilaan. Tapi siapa yang peduli, Bogor emang dari sononya udah kota hujan.
Banyak cerita baru yang aku alamin.

Pertama, Bogor asliiii aernya dingin parah sumpah ga boong. Seneng sih karena airnya bening banget tapi aku yakin kalo dikasih pilihan ga mandi bakal ga mandi seharian. Ga ngerasa gerah karena cuacanya jarang panas. Mungkin pas matahari muncul dengan sempurnanya pas siang hari, this is it waktunya yang tepat buat mandi.

Cuacanya dingin, paling pas kaloo? ya betul MAKAN. Apalagi cuma dua hari segala setan berbisik untuk mencicipi kuliner sana, dengan alasan? iyaaa mumpung. Malah sempet gondok setengah mati gara-gara ibu pergi ke bj junction buat makan sate padang sendiri ga bilang-bilang ditambah cendol langganan di depan perumahan yang abis. Alhasil dibalas dengan asinan betawi dan cane kebab.

Tapi tetep sih ga ada yang bisa ngalahin ketemu temen dengan ngasi surprise kedatenganku ga bilang-bilang dulu, hihihi. Senengnya setengah idup. Tapi sayangnya lupa buat foto-foto saking senengnya ketemu. Semoga kita bisa ketemu lagi teman-teman, lopyuk muah-muah 

Pulang-pulang bawa oleh-oleh roti unyil buat warga TK dan sekitarnya sama Vito. Itu anak gendut satu katanya nitip taunya lagi ga ke surabaya. Orang-orang pada pulang kek ke surabaya  >:(
Ayu
xoxoxo

Kamis, 27 Desember 2012

*Pulang bareng ayah*
Aku : Bu...., nih ada es teller
Ibu : Maap maap kata nih yee. Ujan-ujan gini, aku lagi batuk, kok beli es campur?
Ayah  : Sorry-sorry to say niiiih aku kan gatau kalo situ batuuuk.

Ini sumpah deh gara-gara nonton sinetron tukang bubur itu jadi begini orang tua gueee .

Ini Icha lagi. Beneran Icha

Aku : terus apakabar Ade Rai, Cha?
Icha : ooh si bakso urat itu
Aku : *ngakak sumpeh* HUAHAHAHAHA
Icha : iya kan badannya gede gitu , berkotak-kotak, berurat-urat

Ini Icha, sumpah Icha

Aku : Yaampun, selalu aja orang ini pake kaos kutungan *baca tabloid*.
Icha : Siapa sih ?
Aku : ini loh *nunjukin gambar*.
Icha : Siapa tuh?
Aku : Dia chef tau, Andy lau *samar*. Badannya kekar gitu tapi bajunya kutungan.
Icha : Pasti gay!
Aku : -______-

Rabu, 19 Desember 2012

Setahun Bersama T-bone

after Happy Family
Yeaaay Finally.. We can make it guys!  Happy Family together in love with T-bone
Thanks for hard working angkatan 10, 11 dan 12

Maaf kalo masih ada beberapa kekurangan. Akhirnya kita udah sampe setaun juga hahahaha

Mau cerita dikit, pas welcome party perwakilan angkatan menceritakan pengalamannya pas manggung. Emang kebanyakan sih pas ngadepin anak-anak yang brutal. Dari mulai yang pernah diompolin lah, dipelorotin celananya lah, sampe pas manggung ditinggal maen di kali. Komentar pertama kali dengernya cuma bisa "sumpah, masa sih?" aku ngerasa bahwa selama aku manggung ga sampe segitunya. Yang alhamdulillah baik-baik saja. Sampe pas manggung di akhir tahun ini.

T-bone kedapetan job di Royal Plaza Desember ini. Agak-agak elit dikit manggung di Mall hahaha. aku lupa acaranya apa pokoknya ngundang anak-anak yatim gitu. Dan sumpaaah acara mereka itu garing banget. MCnya kayak gatau mesti ngomong apa lagi selagi nunggu kita manggung. Udah was-wes-wos aja sama Mbak Ais kok acaranya begini, secara di mall.

Mau ga mau aku dan Finny (MC) bikin gimana caranya ga krik-krik. Sebenernya kendalanya banyak. Mereka ngundang anak SD-SMP, yg menurut t-bone udah ga layak lagi nonton teater boneka (krn gabisa diboongin hehe). Bodo amat lah kita ntar mesti tereak-tereak se mall kedengeran yang penting biar meriah. 

Pas kita nyuruh buat anak-anak cowoknya suruh duduk depan. Ada salah satu anak cowok bilang keaku

anak cowok : Butuh berapa mbak?
aku : apanya dek?
anak cowok : cowoknya
aku : semuanya. biar ceritanya bisa kedengeran.
anak cowok : Bukan, yang maju. (sambil dorong temennya maju ke depan)
aku : loh, maksudku duduk di depan. bukan maju.
anak cowok : ooh taek

ngggg fuckfuckfuck. Saking aja gue gabisa marah karena mereka anak yatim. Sempet down juga gara-gara itu anak. Finny sampe kaget dan ikut minta maaf karena salah pemilihan kata (harusnya bukan maju, tapi duduk di depan). Dan suasanya juga ga kondusif lagi pas cerita. Malah sempet bonekanya dipukul sama salah satu anak yang dapet hadiah. 

Mirisnya gini sama anak-anak. Seringkali emang kalo anak-anak yang udah terkontaminasi sama bahasa daerah jadi cenderung kasar. Apalagi Surabaya. Jadi inget pas prosos 2011. Walaupun anaknya masih kecil-kecil, tapi brutalnya Masya Allah.

Okidi, sekian dulu cerita dari tbone. Salam ceriaaa

P.S : Updatenya sekarang lagi pemilihan manajer baru loh


Ayu
xoxoxo

Story of Nemo(s)

Jadi ceritanya di rumah kami ada penghuni baru. Tiba-tiba ayah punya niat untuk melihara ikan di dalem rumah. Jadi beliau beli akuarium kecil (akuriumnya kece, karena ga ada bunyi berisik dari selang oksigen buat si ikan kayak biasanya) dengan diisi makhluk-makhluk kecil nemo. Awalnya beli 2 terus ditambah 2 lagi, jadi 4. Aku kasih nama nemo 1, nemo 2, nemo 3, dan nemo 4. simpel kan?

Kenapa nemo? karena warna badannya bagus. Ga deeeng, karena ayah sama ibu dulu pernah nonton finding nemo beduaan jadi ingetnya beli ikan nemo deh. Dan yg absurd biar si ibu bisa pamer tunjuk-tunjuk ikan sambil bilang, "ibu pernah nangis gara-gara nonton filmnya dia."

Awalnya sih normal-normal aja. Matahari masih terbit di barat, pohon-pohon masih berfotosintesis. Eeeeeeh kok ya tiba-tiba ayah punya pemikiran darimana nambahin udang ke akuariumnya. Ralat bukan udang, tapi udang-udang! banyak udang! aku kasih tau ya, kalo kalian liat udang secara close up itu serem banget. suer. Ya ngerti sih itu pake air laut, nemo juga pake air laut. tapi ya ga oke juga nemonya udah cakep-cakep eh ada komunitas udang abu-abu butek. Udah gitu udangnya jutek-jutek lagi, eeknya banyak lagi. Kasian nemonya yg innnocent

Semakin absurd si ayah nambahin anemo kayak semacam hewan laut bergoyang-goyang. Mungkin kita kira itu batu, tapi bukan. Itu idup sodara-sodara dan gabisa dipegang langsung pake tangan telanjang karena beracun. Dan sesuai tradisi keluarga kita yang memegang prinsip "tak ada gading yang tak retak." Satu persatu hewan-hewan pada mati (iya, ga nyambung sih emang prinsipnya).

Pertama-tama udang. HAHAHA anyooong. gue seneng. Matinya juga ga keren, Warnanya jadi merah. tapi si ayah makin menggila, udangnya ditambah lagi! -__- kemudian anemonya juga mati. Yg paling sedih nemo 2 mati. Apa intinya emang kita ga bakat meliara binatang ya. Tapi teteplah paling juara emang kucing.

nemo 2 mati. semua sodaranya ngeliatin


P.S : nemonya udah mati 3 tingggal 1




Jumat, 09 November 2012

Nyesel Banget

Hari ini uts terakhir. Tadi karena ibu mau nganterin bajunya ayah ke kantornya di sebelah tunjungan, sekalian deh nganterin aku sampe kampus. Di tengah perjalanan, tepatnya di deket pintu masuk Grancity, tiba-tiba jalanan jadi padet gitu kayak ada sesuatu. Terus aku lihat seseorang sedang lari-lari sambil pake helm, di belakangnya ada orang yang ngikutin. Aku kira ada yang nabrak terus orangnya lagi kejar-kejaran, ternyata enggak :( Orang yang pake helm itu balik lagi ke kerumunan orang banyak. 

Disitu aku lihat ada motor, aku kira masalah serempetmenyerempet, ternyata juga bukan. Kumpulan orang-orang yang ada disitu sempet nyegat mobil sejenis karimun warna cokelat keorenan kayak mau minta tolong, tapi mobil itu menolak dan jalan terus. Tapi aku yang ada di belakang mobil itu ga dicegat, entahlah. Aku pikir ada apa kok sampe rame banget, mana ga ada polisi. Pas udah mau naik ke jembatannya dan ngelewatin kerumunan itu aku nengok ke kaca sebelah kiri. Astagfirulloooooooh.... ternyata ada seorang kakek-kakek yang tergeletak ga berdaya di situ. Yang bikin syok adalah dari kepalanya, hidungnya, dan mulutnya keluar darah banyaaaaak banget. Itu kayak kejadian di sinetron tapi dengan darah asli. Ya Allaaaaah baru kali itu ngeliat kecelakaan langsung di depan mata. Kakek itu kasiaan, dia kelihatan megap-megap. Ya Allaaah ga tega banget ngeliatnya.

Posisiku ga bisa muter balik lagi. Sedangkan ibu juga lagi ga bawa uang untuk jaminan dan ngerasa takut (walaupun aku juga ga tau kenapa mesti takut). Padahal posisiku bisa nolongin karena letak RSnya deket dari situ dan banyak RS bagus. Hari ini, sepanjang ujian kepikiran sama kakek itu sampe ga fokus dan rasanya pengen nangis. Sangaaaaat ngerasa bersalah bangeeet.

ya Allah, selamatin nyawa kakek yang tadi. Aku tahu aku dan ibuku salah bahwa harusnya kami nolongin dia. Bahwa harusnya kami bawa dia ke rumah sakit. Semoga ada orang baik hati yang benar-benar tergugah untuk nolongin beliau

Jumat, 05 Oktober 2012

Hati-hati..

SMS
Ibu : Kak, udah pulang? lagi dimana?
Aku: Udah. Ini didepan RSI mau ke Joyoboyo
Ibu: Ya udah hati-hati... laptopnya
Aku: -_- laptopnya tok

Sabtu, 29 September 2012

Baby nggghh

Mungkin satu-satunya yang ga menyebalkan di hari senin adalah kelas perkembangan. Apalagi kalo dosennya macam-macam Bu Herdina gitu. Yang bikin asik itu apa yah.. caranya menyampaikan itu bukan terkesan menggurui tapi lebih terkesan dia nyeritain pengalamannya. Secara ya hari itu dia cerita tentang proses melahirkan. Dan astagaaa tepat di hari tersebut semua konsep gue tentang melahirkan dan menjadi ibu jadi beda.
 
Oke gue tahu kalo ngelahirin itu sakit tapi gue gatau kalo ceritanya bakal sedetail itu ya. Gue kira ngelahirin cuma proses ngeden, mbrojol, keluar deh tadaaa ada bayi. Bukan ngeden depan atau belakang, keluar, jahit, potong ari-ari atau buruknya cessar, pake belek-jahit. Ya Allaaah dengerin ceritanya dosen itu ngilu sendiri, nyeri sendiri, elus-elus perut sendiri. Sumpah ga boong deh. Dan rada-rada bete juga sih disebelah gue si Firman ngakaknya puas banget, ga ngerasain jadi perempuan apa -,-

NAH pah si ibunya cerita hamil keduanya itu dia juga punya kista seberat 10kg, dengerin ceritanya pas melahirkan tanpa tau muka si bayi lewat USG aduuuh.. Lama-lama dengerin cerita dengan seksama tiba-tibaaa pengen nangiiiiiiis. Gitu toh rasanya jadi ibu. Dari mulai sebelum bayi lahir, pas ngelahirin, dan sesudah ngelahirinnya. Aaah touchy moment banget. 

Heran aja kalo masih ada anak yang ngelawan sama orang tua, khususnya ibunya. Tapi dari kuliah hari itu langsung ngeri sendiri kalo ngelahirin entar. Secara gue ga pernah opname, sama di jahit gini. Rasanya apa coba entar hiiiii...

Rabu, 26 September 2012

Salah Gaul



Nonton tv
Ibu : *ganti channel* *liat iklan box office*
Aku : wiiih pirates!
Ibu : Limbad?
Aku : *burst of laugh* Itu mah Johnny Depp bu, bukan Limbad -___-
Ibu : Mirip Limbad gitu